Font Size

SCREEN

Profile

Layout

Menu Style

Cpanel
Header

MEMBANGUN TATA KELOLA IRIGASI BERKELANJUTAN

Rate this item
(0 votes)
Published in: Artikel

Kemandirian sector pangan merupakan suatu obsesi dan harapan dari berbagai pihak. Untuk mewujudkan hal tersebut maka pemerintah meluncurkan dan mereplikasi berbagai program pembanguan guna mewujudkan suatu ketahanan dan kemandirian pangan bagi masyarakat.Karena kecukupan dan ketersediann makanan sebagai suatu parameter dalam penanggukangan kemiskinan dan upayah percepatan kesejahtraan masyarakat.Untuk itu pembangunan sector irigasi haruslah menjadi prioritas dan entry point bagi setiap kebijakan pemerintah baik dari segi kelembagaan pengelolaan irigasi,keberadaan infrastruktur,tingkat produktivitas dan tingkat partisipasi masyarakat dalam mengelolah dan memelihara irigasi.

 

Guna menata dan membangun sistem pengelolaan irigasi yang terpadu dan berkelanjutan maka pemerintah Kab Manggarai Timur melalui Bappelitbangda Kabupaten menyelenggarakan Rapat Komisi Irigasi yang dilaksanakan pada hari/tanggal Kamis 3 Juni 2021 bertempat di aula kantor Bappelitbangda Kab Manggarai Timur yang dihadiri oleh Kabid SDA Dinas PUPR,Kabid Penyuluhan Dinas Pertanian,Kabid Prasarana dan Sarana Pertanian,Konsultan ISSAI Regional 7,K/TPM IPDMIP,Utusan pengurus P3A pada daerah irigasi dampingan dan kesepakatan IPDMIP 2021.Dengan agenda kegiatan adalah Evaluasi progres fisik dan keuangan IPDMIP,Pembahasan target dan indicator kegiatan serta sub kegiatan program IPDMIP,Pembahasan program Kerja Komisi Irigasi tahun 2021,Koordinasi pelaksanan IPDMIP bersama Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM) dengan dinas terkait.

 

Kepala Bidang Infrastruktur dan Pengembagan Wilayah pada Kantor Bappelitbangda Kab Manggarai Timur, Ferdinandus Mbembok,ST dalam arahan yang mewakili kepala Bappelibangda mengatakan bahwa rapat tersebut merupakan forum yang strategis untuk mengevaluasi capaian kinerja program IPDMIP dan realisasi anggaran dari tahun 2018 s.d 2021 yang dilaksanakan oleh dinas PUPR dan Dinas Pertanian kab Manggarai Timur.Sehubungan dengan tahun 2021 merupahkan tahun terakhir pelaksanan program IPDMIP maka penting untuk kita bahas bersama tentang capaian dan serapan anggaran selama ini dan memetakan kondisi dan dampak setiap daerah irigasi selama pendampingan program baik dari sisi kelembagaan,infrastruktur maupun tingkat produktiviats hasil peratanian..Karena ending dari setiap kegiatan program IPDMIP pada setiap sector terkait adalah demi mewujudkan ketahanan pangan masyarakat.Dan pada forum ini kita menyusun strategi penyerapan anggaran dan kegiatan yang akan dilaksankan pada tahun 2021 agar lebih dipercepat dan dirasakan oleh masyarakat pada daerah irigasi.

 

Kepala Bidang SDA dinas PUPR Kab Manggarai Timur, Agustinus Hasan,ST mengatakan bahwa pada tahun 2021 ini dinas PUPR akan mengerjakan dan merehab 14 daerah irigasi dengan sumber dana dari program IPDMIP dengan total anggaran sebesar Rp.17.448.387.000,-.Diharapkan agar kegiatan dapat berjalan tepat waktu dan para TPM dapat membantu dalam proses pelaksanan dan pengawasan bersama masyarakat petani irigasi sehingga dari kegiatan ini dapat mencapai hasil pembangunan fisik irigasi yang baik dan berkualitas sesuai harapan kita semua dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat petani irigasi agar masalah ketersedian air dapat teratasi.

 

Guna mendukung kegiatan komisi irigasi yang produktif dan bermanfaat sebagai jembatan untuk memfasilitasi kepentingan GP3A/P3A maka dibahas program kerja Komisi Irigasi tahun 2021 untuk dapat dilaksanakan adalah; Evaluasi kinerja GP3A/P3A,Pelatihan GP3A/P3A,Penetapan dan Sosialisasi RTTG/RTTD,Penyiapan dan Penetapan Perda Pemberdayaan P3A,Revisi Panduan Teknis Pelaksanan Perda Irigasi,Pertemuan Rutin Komisi Irigasi,Semua kegiatan ini akan dilaksankan pada tahun 2021 sebagai upayah menggerakan dan mewadahi kepentingan masyarakat petani dalam lembaga P3A.Dan pemerintah kab Manggarai Timur dapat memfasilitasi kebutuhan masyarakat petani tersebut dengan intervensi program IPDMIP atau program lainnya yang mendukung ketahanan pangan bagi masyarakat baik di desa maupun di kota. Pola kerja sama dan koordinasi yang intensif antar pelaku program juga sangat penting agar dapat menyelesaikan permasalahan secara bersinergi baik masalah teknis maupun masalah non teknis yang memang sering dialami pada masyarakat ataupun pelaku program.

Pada rapat Komisi Irigasi ini melahirkan adanya ikrar dan kesepakatan bersama untuk percepatan pelaksnaan program dan kegaiatan baik pada dinas Pertanian maupun dinas PUPR pada tahun 2021.Untuk itu aspek pemberdaya kelembagaan P3A sangat penting untuk dilaksanakan karena tuntutan adanya keterlibatan aktif masyarakat dalam pembanguan sector pertanian adalah suatu hal yag pasti karena sector pertanian di Kab Manggarai Timur merupakan bidang yang strategias untuk dikelolah dan dikembang sesuai dengan potensi dan karakteristi wilayah dan masyarakat Manggarai Timur.

 

( Adisma Kristoforus.KTPM IPDMIP Kab Matim/Bappelitbangda NTT).

Read 44 times
Last modified on Tuesday, 08 June 2021 07:39